Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Konflik yang telah berlangsung selama sekitar 10 minggu itu membuat situasi keamanan di kawasan, khususnya di Selat Hormuz, semakin menjadi perhatian dunia internasional. Di tengah kondisi tersebut, Inggris mengumumkan pengerahan kapal perang HMS Dragon ke Timur Tengah pada Sabtu (9/5) waktu setempat.
HMS Dragon merupakan kapal perusak pertahanan udara milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Kapal ini sebelumnya ditempatkan di Mediterania Timur pada Maret 2026, tidak lama setelah konflik Iran dimulai, dengan tugas utama melindungi wilayah Siprus. Kini, kapal tersebut dipindahkan ke Timur Tengah sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi potensi ancaman terhadap jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
Pemerintah Inggris menyebut pengerahan HMS Dragon sebagai bagian dari persiapan untuk kemungkinan operasi multinasional dalam menjaga keamanan jalur perdagangan global setelah situasi memungkinkan. Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia karena menjadi rute utama distribusi minyak dan energi internasional.
Langkah Inggris ini juga mengikuti keputusan Prancis yang lebih dulu mengirim kelompok kapal induk serangnya ke wilayah selatan Laut Merah. Inggris dan Prancis saat ini diketahui bekerja sama dalam menyusun strategi pertahanan guna memulihkan kepercayaan terhadap keamanan jalur perdagangan di kawasan tersebut.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa penempatan awal HMS Dragon merupakan bagian dari perencanaan matang agar Inggris siap bergabung dalam koalisi multinasional yang dipimpin bersama Inggris dan Prancis untuk mengamankan Selat Hormuz jika kondisi sudah mendukung.
Di sisi lain, Prancis dan Inggris juga tengah menyiapkan proposal yang bertujuan menciptakan jalur transit aman di Selat Hormuz apabila konflik mulai mereda. Rencana tersebut membutuhkan koordinasi dengan Iran, dan dilaporkan puluhan negara telah menyatakan kesiapan untuk ikut terlibat dalam misi tersebut.
Meski demikian, kemampuan Inggris untuk berpartisipasi penuh dalam operasi perlindungan dinilai cukup terbatas. Hal itu disebabkan Angkatan Laut Kerajaan Inggris saat ini memiliki sumber daya yang lebih kecil dibanding masa lalu dan harus memensiunkan beberapa armada sebelum pengganti baru tersedia.
War
Situasi Kian Memanas, Inggris Kerahkan Kapal Perang ke Selat Hormuz
Inggris mengerahkan kapal perang HMS Dragon ke Timur Tengah di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah ini disiapkan sebagai bagian dari rencana koalisi multinasional yang dipimpin Inggris dan Prancis untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Sebelumnya, Prancis juga telah mengirim kelompok kapal induk ke Laut Merah selatan. Kedua negara tengah menyusun rencana pemulihan keamanan jalur perdagangan setelah situasi kawasan dinilai stabil.