International News Network
Selasa, 12 Mei 2026
Sport

Liverpool Dihajar di Old Trafford, Man United Kirim Pesan Keras: Merah yang Asli Ada di Manchester

Manchester United sukses menaklukkan Liverpool dengan skor 3-2 dalam laga panas Premier League di Old Trafford. United unggul cepat lewat gol Matheus Cunha dan Benjamin Sesko, sebelum Liverpool menyamakan kedudukan melalui Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo. Namun, gol telat Kobbie Mainoo pada menit ke-77 memastikan kemenangan dramatis untuk Setan Merah sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Jakarta, 04 Mei 2026 09:17 WIB • Indonesia • 14 views
Liverpool Dihajar di Old Trafford, Man United Kirim Pesan Keras: Merah yang Asli Ada di Manchester
Manchester United kembali membuktikan diri sebagai penguasa Old Trafford setelah sukses mengalahkan rival abadinya, Liverpool, dengan skor 3-2 dalam laga penuh gengsi Premier League. Duel panas ini berjalan dramatis sejak awal, dengan tempo tinggi, adu serangan cepat, dan tensi yang terasa sejak peluit pertama dibunyikan.

Setan Merah langsung tampil agresif di awal pertandingan. Matheus Cunha membuka keunggulan cepat untuk Manchester United, disusul gol Benjamin Sesko yang membuat publik Old Trafford bergemuruh. Dalam waktu singkat, United unggul 2-0 dan membuat Liverpool berada dalam tekanan besar. Gol Sesko sempat melalui pengecekan VAR sebelum akhirnya disahkan.

Liverpool tidak tinggal diam. Pada babak kedua, tim tamu mencoba bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Dominik Szoboszlai. Momentum Liverpool semakin hidup setelah Cody Gakpo mencetak gol penyama kedudukan. Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan kembali terbuka.

Namun, malam itu menjadi panggung milik Manchester United. Ketika Liverpool mulai percaya diri mengejar kemenangan, Kobbie Mainoo muncul sebagai pembeda. Pada menit ke-77, Mainoo melepaskan tembakan penting dari luar kotak penalti yang memastikan kemenangan 3-2 untuk United. Gol tersebut sekaligus menghentikan kebangkitan Liverpool dan membuat Old Trafford kembali meledak dalam euforia.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Manchester United juga memastikan kembali tampil di Liga Champions musim depan setelah dua tahun absen. Hasil tersebut menjadi bukti kebangkitan United di bawah arahan Michael Carrick, yang membawa perubahan besar dalam performa tim.

Bagi Liverpool, kekalahan ini terasa menyakitkan. Mereka sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol, tetapi gagal menyelesaikan comeback. Kesalahan di lini belakang dan kurangnya ketenangan pada momen krusial membuat The Reds harus pulang tanpa poin dari Old Trafford.

Dengan hasil ini, Manchester United bukan hanya menang atas rival terbesarnya, tetapi juga mengirim pesan tegas kepada Premier League: Old Trafford belum kehilangan taringnya, dan Liverpool baru saja merasakan tajamnya kembali.