Jake Paul akhirnya mengungkap perkembangan terbaru soal kesehatannya usai kalah KO dari Anthony Joshua dalam duel yang berlangsung akhir tahun lalu.
Pertarungan tersebut sempat menghebohkan dunia olahraga setelah Jake Paul berani menerima tantangan mantan juara dunia kelas berat itu.
Namun saat duel berlangsung di Miami, Jake terlihat kesulitan menghadapi tekanan Joshua. Ia lebih banyak menghindar sebelum akhirnya terjatuh di ronde kelima dan kembali tumbang di ronde keenam hingga pertandingan dihentikan.
Akibat pertarungan itu, Jake mengalami cedera cukup parah.
Jake Paul Alami Cedera Rahang Serius
Setelah kalah KO, Jake Paul diketahui mengalami patah rahang di dua bagian sekaligus kehilangan satu gigi belakang.
Ia kemudian menjalani operasi besar dengan pemasangan pelat titanium di rahangnya agar kondisi tulang tetap stabil.
Sayangnya, proses pemulihan tidak berjalan mulus. Jake mengaku harus menjalani operasi tambahan setelah muncul komplikasi pada alat penyangga yang dipasang sebelumnya.
Hingga sekarang, petinju berusia 29 tahun itu masih belum kembali menjalani latihan penuh.
Jake bahkan mengaku ada kemungkinan dirinya tidak bisa bertarung lagi apabila kondisi rahangnya tidak pulih sempurna.
Dokter Tidak Sarankan Jake Paul Naik Ring Lagi
Dalam wawancara terbaru, Jake Paul mengatakan dokter masih terus memantau perkembangan rahangnya lewat pemeriksaan lanjutan.
Ia mengaku belum tahu apakah dirinya masih bisa kembali bertarung secara profesional.
Menurut Jake, kondisi rahangnya memang mulai membaik dari waktu ke waktu. Namun ia tetap harus mendapat izin medis sebelum kembali sparring atau naik ring.
Jake juga mengungkap bahwa dokternya sebenarnya tidak ingin dirinya bertarung lagi karena risiko cedera yang cukup besar.
Meski begitu, Jake merasa dirinya belum selesai di dunia tinju.
Ia masih ingin kembali bertarung dan yakin masih punya ambisi besar di dalam ring.
Namun jika hasil pemeriksaan medis tidak mendukung, Jake mengakui dirinya mungkin harus pensiun lebih cepat dari dunia tinju profesional.
Pertarungan tersebut sempat menghebohkan dunia olahraga setelah Jake Paul berani menerima tantangan mantan juara dunia kelas berat itu.
Namun saat duel berlangsung di Miami, Jake terlihat kesulitan menghadapi tekanan Joshua. Ia lebih banyak menghindar sebelum akhirnya terjatuh di ronde kelima dan kembali tumbang di ronde keenam hingga pertandingan dihentikan.
Akibat pertarungan itu, Jake mengalami cedera cukup parah.
Jake Paul Alami Cedera Rahang Serius
Setelah kalah KO, Jake Paul diketahui mengalami patah rahang di dua bagian sekaligus kehilangan satu gigi belakang.
Ia kemudian menjalani operasi besar dengan pemasangan pelat titanium di rahangnya agar kondisi tulang tetap stabil.
Sayangnya, proses pemulihan tidak berjalan mulus. Jake mengaku harus menjalani operasi tambahan setelah muncul komplikasi pada alat penyangga yang dipasang sebelumnya.
Hingga sekarang, petinju berusia 29 tahun itu masih belum kembali menjalani latihan penuh.
Jake bahkan mengaku ada kemungkinan dirinya tidak bisa bertarung lagi apabila kondisi rahangnya tidak pulih sempurna.
Dokter Tidak Sarankan Jake Paul Naik Ring Lagi
Dalam wawancara terbaru, Jake Paul mengatakan dokter masih terus memantau perkembangan rahangnya lewat pemeriksaan lanjutan.
Ia mengaku belum tahu apakah dirinya masih bisa kembali bertarung secara profesional.
Menurut Jake, kondisi rahangnya memang mulai membaik dari waktu ke waktu. Namun ia tetap harus mendapat izin medis sebelum kembali sparring atau naik ring.
Jake juga mengungkap bahwa dokternya sebenarnya tidak ingin dirinya bertarung lagi karena risiko cedera yang cukup besar.
Meski begitu, Jake merasa dirinya belum selesai di dunia tinju.
Ia masih ingin kembali bertarung dan yakin masih punya ambisi besar di dalam ring.
Namun jika hasil pemeriksaan medis tidak mendukung, Jake mengakui dirinya mungkin harus pensiun lebih cepat dari dunia tinju profesional.
Catatan Redaksi:
Artikel ini diterbitkan oleh BeritaDunia. Setiap pembaruan akan ditampilkan melalui halaman artikel ini.