Maudy Ayunda Dukung Pemulihan Pendidikan Anak Terdampak Banjir di Aceh Timur
ACEH TIMUR β Upaya pemulihan pascabencana banjir di Aceh Timur terus dilakukan, termasuk dalam sektor pendidikan. Melihat masih terbatasnya fasilitas belajar yang dapat digunakan siswa, Maudy Ayunda Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia membangun Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara.
Program tersebut bertujuan membantu anak-anak terdampak banjir agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman dan aman. Selain pembangunan ruang belajar, kolaborasi ini juga memberikan dukungan literasi guna mendukung proses pembelajaran selama masa pemulihan.
Pendiri Maudy Ayunda Foundation, Maudy Ayunda, mengaku terkesan dengan semangat anak-anak di Aceh Timur yang tetap berusaha hadir ke sekolah meski fasilitas pendidikan mengalami kerusakan akibat bencana.
Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak pascabencana bukan hanya kerusakan bangunan sekolah, tetapi juga terbatasnya akses terhadap ruang belajar yang layak. Karena itu, ia menilai dukungan pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat setelah bencana.
Maudy menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, termasuk saat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Ia berharap keberadaan ruang belajar sementara dapat membantu siswa kembali menjalani rutinitas belajar sekaligus memberikan harapan dan semangat untuk masa depan mereka.
Di Aceh Timur, dampak banjir tidak hanya merusak infrastruktur pendidikan, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar dan ketersediaan sarana belajar. Kehadiran ruang belajar yang aman dan suportif diharapkan dapat menjadi solusi sementara hingga fasilitas pendidikan dapat pulih sepenuhnya.
Melalui inisiatif ini, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia berupaya memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang meski berada di tengah proses pemulihan pascabencana.
ACEH TIMUR β Upaya pemulihan pascabencana banjir di Aceh Timur terus dilakukan, termasuk dalam sektor pendidikan. Melihat masih terbatasnya fasilitas belajar yang dapat digunakan siswa, Maudy Ayunda Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia membangun Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara.
Program tersebut bertujuan membantu anak-anak terdampak banjir agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman dan aman. Selain pembangunan ruang belajar, kolaborasi ini juga memberikan dukungan literasi guna mendukung proses pembelajaran selama masa pemulihan.
Pendiri Maudy Ayunda Foundation, Maudy Ayunda, mengaku terkesan dengan semangat anak-anak di Aceh Timur yang tetap berusaha hadir ke sekolah meski fasilitas pendidikan mengalami kerusakan akibat bencana.
Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak pascabencana bukan hanya kerusakan bangunan sekolah, tetapi juga terbatasnya akses terhadap ruang belajar yang layak. Karena itu, ia menilai dukungan pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat setelah bencana.
Maudy menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, termasuk saat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Ia berharap keberadaan ruang belajar sementara dapat membantu siswa kembali menjalani rutinitas belajar sekaligus memberikan harapan dan semangat untuk masa depan mereka.
Di Aceh Timur, dampak banjir tidak hanya merusak infrastruktur pendidikan, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar dan ketersediaan sarana belajar. Kehadiran ruang belajar yang aman dan suportif diharapkan dapat menjadi solusi sementara hingga fasilitas pendidikan dapat pulih sepenuhnya.
Melalui inisiatif ini, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia berupaya memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang meski berada di tengah proses pemulihan pascabencana.
Catatan Redaksi:
Artikel ini diterbitkan oleh BeritaDunia. Setiap pembaruan akan ditampilkan melalui halaman artikel ini.